Showing posts with label nasa. Show all posts
Showing posts with label nasa. Show all posts

Tuesday, June 9, 2009

Debu Setan di Kutub Utara Mars

Wahana ruang angkasa Phoenix Mars Lander yang saat ini masih aktif di permukaan Mars merekam fenomena unik yang disebut debu setan di dekat kutub utara planet tersebut.

Kamera Phoenix mengabadikan enam kali peristiwa debu setan selama seminggu lalu. Baru kali ini debu setan terlihat di dekat kutub utara Mars.

Selama ini gerakan debu yang membentuk tornado itu telah beberapa kali terekam dari satelit-satelit yang pernah mengelilingi Mars.

Debu setan mirip dengan pusaran angin yang sering terjadi di permukaan Bumi. Fenomena tersebut diperkirakan terjadi saat permukaan Mars dihangatkan sinar Matahari.

Suhu hangat di permukaan mengalir ke lapisan udara di atasnya sehingga mendorong debu ke atas dalam gerakan spiral.

"Akan sangat menarik mengamatinya dalam beberapa hari dan minggu ke depan untuk melihat apakah terdapat banyak debu setan atau fenomena tersebut hanya di tempat-tempat tertentu," ujar Mark Lemmon, ilmuwan dari Universitas Texas A&M.

Masing-masing debu setan yang terekam berdiameter antara 2 dan 5 meter. Ukuranya masih jauh lebih kecil daripada debu setan yang pernah direkam wahana penjelajah Spirit di dekat ekuator Mars.

"Kami jelas melihat debu setan, tetapi seberapa sering kami tak tahu," ujar Leslie Tampari, ilmuwan dari Laboratorium Propulsi Jet NASA yang terlibat dalam penelitian misi Phoenix. Peristiwa tersebut bisa jadi langka, bisa jadi tidak.


www.siloambisnis.com

Robot Phoenix Mars Tewas, Misi Berakhir

Badan antariksa AS (NASA) akhirnya memutuskan untuk mengakhiri misi robot Phoenix Mars Lander.

Keputusan ini diambil setelah putus kontak dengan robot berkaki tiga yang dikirim untuk memeriksa es di bawah lapisan Mars.

Manajer proyek Barry Goldstein mengatakan bahwa Phoenix tidak lagi mengirimkan sinyal ke pusat komando sejak 2 November.

Sampai saat ini upaya untuk berkomunikasi dengan robot tersebut melalui satelit yang mengorbit Mars terus dilakukan namun peluangnya sukses sangat kecil.

Phoenix sudah beroperasi di dekat kutub utara Mars selama enam bulan dari jadwal tiga bulan yang direncanakan. Selama misi utamanya, robot tersebut beberapa kali mengeruk sampel tanah permukaan Mars dan memastikan ada kandungan es di bawahnya.


www.siloambisnis.com

Embun Di Planet Mars Terekam Kamera

Foto-foto hasil rekaman robot Pheonix Mars Lander yang mendarat dekat kutub utara Mars memperlihatkan bulatan-bulatan kecil yang menyerupai embun.

Ini merupakan bukti-bukti baru yang menguatkan keberadaan air di Mars.

Titik-titik air itu tampak di dekat titik pendaratan robot berkaki tiga itu.

Foto-foto yang dibuat Phoenix Mars Lander memperlihatkan bulatan-bulatan yang terbentuk, saling menyatu, dan menetes di kaki-kakinya.
"Benda tersebut mungkin lumpur bergaram yang muncrat saat wahana tersebut mendarat," ujar Nilton Renno, kepala ilmuwan misi Phoenix dari Universitas Michigan, AS.

Phoenix mendarat pada akhir Mei lalu dan telah membuktikan adanya es di bawah lapisan Mars. Jika benar perkiraan Renno, garam di lumpur tersebut mungkin kemudian menyerap uap air di atmosfer Mars.

Hal inilah yang dapat menjelaskan mengapa terbentuk titik-titik air. Menurut Renno, gelembung-gelembung tersebut dapat bertahan dalam bentuk cair meski di suhu sangat rendah karena tanah Mars kaya senyawa perklorat.

Senyawa tersebut mirip dengan garam antibeku yang dipakai untuk mencairkan salju di jalanan di musim dingin. Sayangnya, foto yang diambil Phenix beresolusi rendah sehingga tidak dapat menujukkan bagian secara detil.

Setidaknya, rangkaian foto tersebut telah memperlihatkan sifta air. "Penemuan air dalam bentuk cair seperti ini memperkuat kemungkinan bahwa Mars dapat dihuni makhluk hidup," ujar Renno.


www.siloambisnis.com

Monday, June 8, 2009

Teleskop Pemburu Planet

Misi pencarian planet-planet padat yang menyerupai Bumi ke seluruh penjuru langit segera dimulai. Teleskop Kepler milik badan antariksa AS (NASA) telah diaktifkan dan mengirimkan foto-foto langit pertamanya.

Foto tersebut menggambarkan luas cakupan yang akan disorot teleskop tersebut untuk mencari planet-planet lain di luar tata surya. Kepler diarahkan ke kawasan Cygnus-Lyra di salah satu sudut galaksi Bima Sakti yang paling padat bintang-bintang.

Salah satu foto menggambarkan kawasan yang mengandung 4,5 juta bintang. Lebih dari 100.000 di antaranya diperkirakan dikelilingi planet.

"Kami berharap dapat menemukan ratusan planet yang mengelilingi bintang-bintang tersebut, dan untuk pertama kalinya, kita bisa melihat planet-planet seukuran Bumi yang mengelilingi bintang serupa Matahari," kata William Borucki, ilmuwan dari Pusat Riset Ames milik NASA di Moffett Field, California.

Selama 3,5 tahun ke depan Kepler hanya bertugas menyeleksi sasaran yang potensial. Teleskop tersebut akan mengamati langit terus-menerus dan melihat kemungkinan terjadinya kedipan di setiap bintang yang biasa terjadi karena planet melintas di depannya.

Kamera 95 megapiksel yang dibawanya dapat mendeteksi perubahan cahaya bintang sangat kecil dari 20 bagian permil. "Semua hal tentang Kepler sudah dioptimalisasikan untuk menemukan planet seukuran Bumi," ujar James Franson, manajer proyek Kepler di Laboratorium Propulsi Jet, Pasadena, California.

Ia mengatakan pemotretan akan dilakukan secara bertahap sampai bisa ditentukan bahwa di suatu bintang terdapat planet yang mirip Bumi.